Showing posts with label unik. Show all posts
Showing posts with label unik. Show all posts

Thursday, May 11, 2017

Negara-Negara Dengan Bahasa Tutur Paling Banyak

Beberapa dari kita mungkin mengira hanya kita yang berasal dari negara yang memiliki banyak bahasa. Sementara orang lain di luar Indonesia berasal dari negara yang hanya ada satu bahasa, misalnya hanya bahasa Inggris atau bahasa Perancis. Padahal, jika ditelusuri lebih teliti lagi, ada negara yang memiliki lebih banyak bahasa daripada Indonesia raya. Negara-negara apa sajakah yang memiliki keragaman bahasa?

ilustrasi: easylanguagecourse.com

Berdasarkan tayangan di LangFocus, inilah daftar 5 negara yang mempunyai bahasa tutur paling banyak.

1. Papua Nugini
Papua Nugini memiliki sedikitnya 820 bahasa. Sebabnya adalah penduduknya yang sangat terisolasi dari satu desa ke desa lainnya. Papua Nugini mempunyai geografis yang ekstrim, dengan pegunungan dan lembah yang curam yang membuat dari satu daerah ke daerah lainnya sulit dijangkau. Oleh karena itu, penduduk satu daerah dengan daerah lainnya memiliki bahasa yang berbeda. Bahkan sangat banyak bahasa yang tidak memiliki kesamaan antara bahasa satu kampung dengan bahasa kampung sebelahnya. Walaupun begitu, ada 3 kategori bahasa yang membuat bahasa di Papua Nugini begitu beragam.

Yang pertama adalah bahasa Austronesian yang sampai di Papua Nugini sekitar 3500 tahun yang lalu. Kemudian ada kategori bahasa Papua, bahasa asli yang muncul di Papua itu sendiri sebelum masuknya bahasa Austronesian. Kategori bahasa Papua sendiri terdiri dari banyak rumpun bahasa yang berbeda secara linguistik. Banyak bahasa dalam kategori bahasa Papua itu yang tidak ada hubungannya sama sekali dengan bahasa serumpunnya. Selain itu, ada juga bahasa yang memang tidak memiliki rumpun atau hubungan sama sekali dengan bahasa-bahasa lain yang ada di dunia. Yang terakhir adalah bahasa asing dan creole yang juga mempengaruhi beragamnya bahasa di Papua Nugini.

Papua Nugini memiliki 3 bahasa resmi. Yang pertama adalah Bahasa Inggris, tetapi bahasa Inggris hanya dipakai oleh 1 hingga 2 persen dari penduduk di Papua Nugini. Bahasa Inggris digunakan dalam bidang bisnis dan juga dalam beberapa keadaan digunakan dalam sektor pendidikan juga sebagai bahasa pengantar. Akan tetapi, kalau hanya 1 atau 2 persen yang menggunakan bahasa Inggris, maka pendidikan akan susah ditransfer ke siswa, deh.

Kemudian, bahasa resmi kedua di Papua Nugini adalah Tok Pisin. Tok Pisin adalah bahasa yang paling banyak digunakan dan berfungsi sebagai lingua franca yang perannya sangat penting dalam kehidupan sosial di negara yang mempunyai banyak bahasa. Bahasa ini sebenarnya adalah bahasa Inggris creole. Bagi yang bingung apa itu creole, akan kita bahas nanti saja, ya. Tok Pisin banyak digunakan di bagian selatan Papua Nugini.

Yang terakhir adalah bahasa Hiri Motu. Hiri Motu adalah bahasa Motu creole yang sudah disederhanakan. Bahasa Motu sendiri adalah salah satu bahasa dari rumpun bahasa Austronesia. Bahasa ini mulai jarang digunakan karena penggunaan bahasa Tok Pisin dan Bahasa Inggris yang lebih dikenal luas daripada bahasa Hiri Motu.

2. Indonesia
Ya, negara kita ada di urutan kedua sebagai negara yang memiliki bahasa paling banyak di dunia. Menurut LangFocus, jumlah bahasa yang ada di Indonesia ada sekitar 740 bahasa. Akan tetapi, syukurlah negara kita punya satu bahasa pemersatu bangsa (lingua franca) yang kita kenal bernama Bahasa Indonesia.

3. Nigeria
Nigeria memiliki 516 bahasa, namun Bahasa Inggris berperan sebagai lingua franca di negara tersebut.

4. India
India memiliki 427 bahasa dengan lingua franca bahasa Hindi dan bahasa Inggris.

5. Amerika Serikat
Amerika Serikat, negara dengan wilayah paling luas hanya memiliki 311 bahasa jika dibandingkan dengan negara kecil seperti Papua Nugini. Mengejutkan, bukan? Keragaman bahasa di Amerika Serikat berasal dari 100 lebih bahasa pribumi dan bahasa-bahasa yang digunakan oleh para imigran yang tinggal di Amerika Serikat.


Mind blowing nggak sih dengan juara satunya? Semoga ini jadi menambah pengetahuan kita. Terima kasih.

Friday, April 28, 2017

10 Bahasa Paling Banyak Digunakan Di Dunia (Berdasarkan Total Jumlah Penutur)

Jika sebelumnya kita sudah membahas tentang 10 bahasa yang sering digunakan berdasarkan jumlah native speaker-nya, kali ini kita akan membahas 10 bahasa yang paling banyak ditutur berdasarkan total jumlah penuturnya. Satu orang bisa jadi bilingual, atau menggunakan dua bahasa dalam berinteraksi sosial. Bahkan ada juga orang yang fasih menggunakan tujuh bahasa asing yang berbeda!

Beberapa bahasa juga tidak selalu satu tempat satu bahasa. Karena banyak juga bahasa yang berperan sebagai lingua franca atau bahasa pengantar yang menyambung dua orang yang bertutur bahasa ibu yang berbeda atau bahasa pemersatu bangsa. Bahasa Inggris contohnya, sebagai bahasa internasional dan bahasa kita sendiri, Bahasa Indonesia yang menjembatani komunikasi kita dengan teman-teman dari etnis suku lain yang memiliki bahasa yang berbeda dengan kita.

ilustrasi: freepik.com

Jika dibandingkan dengan urutan yang sebelumnya, maka urutan yang ini akan sedikit berbeda. Mari kita simak 10 bahasa yang paling banyak digunakan di dunia berdasarkan total jumlah penuturnya menurut tayangan di LangFocus!

1. Bahasa Inggris
Yay! Sebagai bahasa internasional, bahasa Inggris sangat umum digunakan masyarakat di dunia, apalagi untuk kepentingan bisnis dan kunjungan pemerintahan antar negara. Bahasa Inggris juga dipelajari hampir di seluruh dunia sebagai bahasa kedua (L2) atau sebagai bahasa asing. Total jumlah penuturnya adalah 1,4 sampai 1,5 milyar jiwa! Bahasa Inggris adalah de-facto lingua franca (bahasa internasional).

2. Bahasa Mandarin
Bila para siswa yang sedang belajar bahasa Mandarin dimasukkan ke dalam keseluruhan jumlah penuturnya, maka totalnya adalah 1,5 hingga 1,15 milyar penutur. Jumlah yang bersaingan dengan penutur bahasa Inggris. Saat ini ada 190 juta penutur bahasa Mandarin yang menggunakannya sebagai bahasa kedua (L2). Sekali lagi, bahasa Mandarin adalah bahasa yang paling banyak digunakan daripada bahasa orang Cina lainnya.

3. Bahasa Spanyol
Total pengguna bahasa Spanyol adalah sekitar 500 hingga 570 juta jiwa, sudah termasuk lebih dari 90 juta orang yang menggunakan bahasa Spanyol sebagai bahasa kedua (L2). Bahasa Spanyol juga sekarang sudah banyak dipelajari sebagai bahasa asing di negara-negara yang bukan berbahasa resmi Spanyol.

4. Bahasa Hindustani
Bahasa Hindustani adalah bahasa Hindi dan Urdu. Walaupun secara writing system-nya tampak berbeda, tetapi dalam pengucapan atau obrolan bahasa Hindi dan Urdu adalah satu bahasa. Total pengguna bahasa ini mencapai 540 juta jiwa termasuk yang menggunakannya sebagai bahasa kedua (L2). Bahasa Hindi-Urdu ini berfungsi sebagai lingua franca.

5. Bahasa Arab
Total penutur bahasa Arab mencapai 422 juta jiwa, sudah termasuk 130 juta orang yang menggunakan bahasa Arab sebagai bahasa kedua (L2) karena banyak orang yang bukan beretnis Arab yang tinggal di negara yang bahasa resminya Arab.

6. Bahasa Rusia
Bahasa Rusia digunakan dengan total jumlah 260 juta penutur. Jika dibandingkan dengan daftar 10 bahasa sebelumnya, bahasa Rusia yang ada di peringkat 8 naik ke peringkat 6. Hal ini dikarenakan bahasa Rusia merupakan lingua franca yang menjembatani komunikasi antara negara-negara bekas Uni Soviet.

7. Bahasa Portugis
Total penutur bahasa Portugis adalah sekitar 250 hingga 260 juta jiwa, termasuk 32 juta diantaranya yang menggunakan bahasa Portugis sebagai bahasa kedua (L2) di negara-negara bekas jajahan Portugis seperti di Angola dan Mozambique di benua Afrika.

8. Bahasa Melayu (Bahasa Indonesia dan Bahasa Malaysia)
Bahasa Indonesia dan Bahasa Malaysia pada dasarnya masih satu rumpun yang hanya berbeda variasi dari bahasa Melayu. Bahasa Melayu memiliki native speaker sekitar 77 juta jiwa, ditambah dengan 173 juta orang yang menggunakannya sebagai bahasa kedua (L2), membuat bahasa ini memiliki total penutur 250 juta jiwa. Bahasa Melayu, dalam hal ini Bahasa Indonesia, banyak dipelajari sebagai bahasa kedua (L2) di negeri kita. Lho? Kenapa bahasa kedua? Karena bahasa di Indonesia itu banyak sekali dan umumnya penduduk Indonesia menerima bahasa daerah sebagai bahasa ibu atau L1-nya. Bahasa Melayu merupakan bahasa resmi (Bahasa Indonesia di Indonesia dan Bahasa Malaysia di Malaysia) dan berfungsi sebagai lingua franca.

9. Bahasa Bengali
Total jumlah penutur bahasa Bengali adalah 226 juta jiwa.

10. Bahasa Perancis
Total jumlah penutur bahasa Perancis lebih dari 220 juta jiwa, termasuk 80 juta pengguna L1 dan 140 juta jiwa yang menggunakan bahasa Perancis sebagai L2. Selain itu, bahasa Perancis juga digunakan di 31 negara di benua Afrika.

Ternyata urutannya bisa berbeda, ya? Jadi, bahasa apa yang paling pentin untuk dipelajari? Jawabannya tergantung dengan keperluan kita di masa depan. Akan tetapi, ada baiknya ikut mempelajari bahasa-bahasa yang ada dalam list ini, setidaknya Bahasa Inggris karena bahasa ini adalah bahasa internasional. Walaupun kita tertarik dengan bahasa asing, alangkah baiknya jika kita tetap  melestarikan bahasa daerah kita juga, dan tetap menggunakan bahasa persatuan kita. Terima kasih.


10 Bahasa Paling Banyak Digunakan Di Dunia (Berdasarkan Jumlah Native Speaker)

Coba sebutkan, berapa bahasa yang ada di dunia ini? Pasti kita akan memutar otak untuk menjawabnya karena begitu banyaknya bahasa yang ada di muka bumi ini dari bahasa resmi masing-masing negara yang ada di dunia sampai bahasa daerah yang ada di dunia. Berdiskusi tentang bahasa yang paling banyak digunakan di dunia, kita bisa mengukurnya dengan dua cara. Yaitu dengan menghitung berapa banyak native speaker atau penutur aslinya dan cara kedua adalah menghitung berapa banyak jumlah total penuturnya, termasuk sebagai bahasa keduanya.

ilustrasi: shutterstock.com

Pertama, kita akan membahas berdasarkan jumlah native speaker-nya. Menurut tanyangan di LangFocus, urutan 10 bahasa yang paling banyak berdasarkan penutur aslinya adalah:

1. Bahasa Mandarin
Bahasa Mandarin digunakan lebih dari 900 juta native speaker. Jumlah tersebut menjadikan bahasa Mandarin sebagai bahasa yang memiliki paling banyak penutur. Bahasa ini merupakan bahasa yang paling banyak ditutur dari beberapa jenis bahasa Cina. Ya, bahasanya orang Cina itu banyak jenisnya seperti bahasa Kanton yang dipakai di Hongkong dan bahasa lainnya. Bahasa Mandarin merupakan bahasa resmi di Cina dan Taiwan.

2. Bahasa Spanyol
Bahasa Spanyol memiliki sekitar 400 hingga 470 juta penutur asli. Sebelumnya, bahasa Inggris berada di peringkat kedua. Namun jumlah penutur asli bahasa Spanyol meningkat tajam daripada penutur bahasa Inggris dari tahun ke tahun, meskipun bahasa Inggris adalah bahasa internasional.

3. Bahasa Inggris
Bahasa Inggris memiliki sekitar 360 juta native speaker. Buat yang bingung kenapa jumlah penuturnya terlihat sedikit sementara bahasa Inggris adalah bahasa internasional, native speaker adalah penutur asli bahasa tertentu yang maksudnya adalah seseorang yang bisa berbahasa Inggris fasih kayak kita belum tentu menggunakan bahasa Inggris dalam kehidupan sehari-hari sebagai  bahasa utama atau sebagai bahasa ibu, atau istilah linguistiknya first language (L1). Karena kebanyakan kita menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa kedua (L2).

4. Bahasa Hindustani (Bahasa Hindi dan Urdu)
Ada sekitar 355 juta native speaker bahasa Hindustani, yang tersebar di India dan Pakistan. Tunggu, bahasa Hindi dan Urdu kan berbeda? Ya, berdasarkan tulisan, bahasa Hindi yang digunakan di India tampak berbeda dengan bahasa Urdu yang digunakan di Pakistan. Namun, secara spoken atau berbicara, bahasa Hindi dan bahasa Urdu adalah satu bahasa. Unik, ya? Satu bahasa, beda writing system-nya.

5. Bahasa Arab
Bahasa Arab mempunyai native speaker sekitar 293 juta orang. Bahasa Arab mempunyai banyak dialek yang terkadang susah dimengerti akan tetapi bahasa Arab juga memiliki bahasa Arab standar yang menyatukan seluruh dialek bahasa Arab yang digunakan.

6. Bahasa Portugis
Ada sekitar 215 sampai 225 juta orang native speaker bahasa ini. Mungkin ada yang kaget karena negara Portugal itu kecil dan tidak kelihatan banyak penduduknya sementara penutur bahasanya banyak. Jangan lupakan kalau bahasa Portugis adalah bahasa resmi di Brazil yang penduduknya lebih dari 200 juta orang.

7. Bahasa Bengali
Mungkin bagi kita bahasa ini jarang atau bahkan ada yang belum pernah dengar. Bahasa Bengali adalah bahasa yang digunakan di Bangladesh dan beberapa provinsi di sebelah timur India. Bahasa ini memiliki native speaker sekitar 206 juta orang.

8. Bahasa Rusia
Bahasa Rusia memiliki native speaker sebanyak 155 juta orang.

9. Bahasa Jepang
Jumlah native speaker bahasa Jepang adalah 126 juta orang.

10. Bahasa Punjabi
Jumlah native speaker bahasa ini sekitar 102 juta orang. Bahasa ini sering digunakan di Pakistan dan India bagian barat. Bahasa Punjabi juga merupakan bahasa tutur yang paling banyak digunakan di Pakistan walaupun bahasa resmi Pakistan adalah bahasa Urdu.


Nah, inilah daftar 10 bahasa yang paling banyak ditutur di dunia berdasarkan native speaker atau penutur asli yang menggunakan bahasa tersebut sebagai L1-nya. Keadaannya akan berubah jika kita mengurutkan bahasa-bahasa diatas berdasarkan total jumlah penggunanya di seluruh dunia, yang akan dibahas di postingan selanjutnya.

Friday, March 10, 2017

Bisakah Telur Rebus “Dimentahkan” Kembali?

Hm, ketika mendengar pertanyaan seperti ini, banyak dari kita yang akan menjawab tidak mungkin. Namun ternyata, bisa. Apa yang dihasilkan dari energi panas terhadap telur bisa dikembalikan ke bentuk semula dengan energi mekanik. Seorang peneliti di Flinders University, Australia menemukan alat yang dapat “mementahkan” telur rebus.

Maksud dari “mementahkan” telur rebus disini adalah melepas struktur protein yang tersusun dalam sebutir telur. Pada dasarnya telur mengandung air dan protein, dan protein memiliki sifat saling mengikat. Dalam keadaan mentah, ikatan protein pada telur tidaklah begitu erat, makanya kita melihat telur mentah itu encer tetapi agak-agak kenyal. Ketika direbus, protein telur menjadi terbuka dari ikatan awalnya dan melipat. Proses ini disebut dengan denaturing. Semakin panas dan lama telur dipanaskan, protein dalam telur itu akan semakin saling terikat dan membentuk ikatan dengan protein-protein lainnya dalam jumlah yang banyak yang kemudian membentuk menjadi begitu solid atau padat, seperti yang terjadi pada sebutir telur rebus.

Sumber foto: thenakedscientists.com

Walaupun kelihatannya padat, tetapi telur rebus tidaklah begitu padat seperti kentang. Jika dipegang, telur rebus itu kenyal dalam wujudnya yang padatnya. Menurut pandangan ilmu kimia tentang prinsip kemampuan zat mikroskopis atau principle of microscopic reversibility, semua zat mikroskopik, seperti zat protein dalam telur, bisa kembali ke bentuk asalnya jika ditelusuri. Jika memanaskan zat protein dapat mengikat protein itu sendiri seperti yang terjadi pada telur rebus, dan juga apabila didinginkan hanya akan membekukan ikatan protein itu, maka bagaimana caranya agar bisa “mementahkan” kembali telur rebus tadi?

Untuk mengembalikan struktur protein yang ada di dalam sebuah telur rebus ke bentuk mentahnya, bisa dilakukan dengan cara memutarnya dengan sangat, sangat, sangat cepat. Caranya adalah sebagai berikut, seperti yang dijelaskan pada tayangan TED-ed.

Pertama, telur yang sudah direbus dikupas dulu kulitnya, lalu direndam dalam air yang dicampur zat urea. Setelah itu, putih telur yang menjadi cair itu dimasukkan ke dalam sebuah alat bernama Vortex Fluids Device dan diputar dengan kecepatan 5000 putaran per menit. Sehingga, protein di dalam telur tersebut berputar, terlepas ikatan proteinnya, dan kembali ke bentuk semulanya. Metode ini tidak bisa dilakukan jika kulit telur tersebut tidak dikupas. Jadi, telur yang sudah kembali mentah ini tidak bisa lagi dimakan, ya.


Sains memang luar biasa, bisa membuat sesuatu yang tidak mungkin menjadi mungkin. Ya, mungkin kita bisa mementahkan telur rebus. Namun sayangnya, kita belum bisa mementahkan kembali telur ceplok yang digoreng. Ada yang ingin jadi ilmuwan dan menemukan caranya?

Tuesday, February 14, 2017

Bagaimana Mahasiswa S3 Belajar?

Orang zaman sekarang mulai menuntut ilmu tinggi-tinggi. Dulu mungkin tidak banyak orang di kampung kita yang bermigrasi ke kota besar hanya untuk belajar di perguruan tinggi setelah tamat SMA. Namun karena tuntutan gaya hidup dan persaingan lapangan kerja, sekarang sudah sering kita lihat anak-anak tamat SMA yang merantau ke kota untuk kuliah, apakah tingkat D3, D4, atau S1.

Kuliah di D3, D4 dan S1 mungkin bisa digambarkan seperti waktu kita SMA, walaupun nantinya ada  perbedaan-perbedaan yang makin signifikan di setiap semesternya. Pada semester awal mahasiswa D3 sampai S1 akan masuk kelas, belajar, mengerjakan tugas dari dosen, dan ujian. Namun, semakin naik semester, nantinya akan ada praktek magang di bidang ilmu yang sedang kita pelajari, dan juga penulisan karya tulis ilmiah atau skripsi bagi mahasiswa S1.

Credit photo: istockphoto.com

Di atas jenjang S1, ada S2 yang belajarnya juga nggak jauh beda dengan waktu kita jadi mahasiswa S1. Hanya saja, tantangan dan ilmunya makin berat dan mendalam sehingga tugas akhir berupa tesisnya juga ditulis dengan penelitian yang mendalam daripada skripsi mahasiswa S1. Kitapun akan diberi gelar Master dari bidang ilmu yang kita pelajari.

Lalu, bagaimana gambaran mahasiswa-mahasiswa yang belajar di S3?

Ya, yang kita tahu S3 adalah jenjang tertinggi dalam pendidikan saat kita belajar ilmu tertentu di universitas. Bukan S3 dengan makna SD, SMP, SMA. Tokoh yang kita kenal sebagai Doktor di bidang ilmu tertentu yang tentu saja sudah kuliah S3 adalah BJ Habibie dan Sri Mulyani Indrawati.
Menurut tayangan di kanal Kokbisa, mahasiswa S3 tidak lagi belajar ke kampus dan membuat tugas layaknya mahasiswa S1 dan S2. Mereka lebih fokus dengan menemukan masalah di lapangan atau di bidang kerja yang berhubungan dengan bidang ilmunya langsung. Setelah mereka menemukan masalah, mereka akan menelitinya lebih mendalam dari tesis mahasiswa S2 dan menemukan solusinya. Misalnya, seperti saintis yang menemukan zat-zat yang dapat membuat manusia awet muda tanpa efek samping apapun. Ya, mungkin.


Setelah menemukan solusi dari masalah tersebut, mahasiswa S3 calon Doktor akan menuliskannya dalam bentuk disertasi. Disertasi itu bisa digunakan untuk kepentingan masyarakat dan akan bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, ayo kita belajar terus setinggi-tingginya agar bisa berkontribusi dan membangun bangsa kita. Dan jangan pelit untuk berbagi ilmu agar semua orang tahu dan menjadi lebih cerdas. Selamat belajar, semoga cepat wisuda dan sukses, dan terima kasih.

Benarkah Kita Hanya Menggunakan 10% Otak Kita?

Mungkin banyak dari kita yang pernah menonton film Lucy atau ikut seminar motivasi atau membaca artikel internet yang mengatakan bahwa manusia hanya menggunakan 10 persen dari kapasitas otak yang sebenarnya. Kemudian, kalau kita bisa menggunakan 100 persennya dengan optimal dan maksimal, kita dapat melakukan hal-hal yang luar biasa seperti mengetahui isi pikiran orang lain, mengendalikan tubuh orang lain, menjadi sangat pintar melebihi seorang profesor, dan lain-lain. Akan tetapi, benarkah itu?

Credit photo: Google Sites

Dalam sains, hal itu salah besar. Seperti yang ditayangkan di kanal Kokbisa, hasil scan kepala dan MRI menunjukkan bahwa manusia memang menggunakan otaknya setiap saat sepenuh kapasitasnya. Otak adalah pusat kendali dari tubuh kita. Setiap bagian dari otak kita memiliki fungsinya masing-masing. Ada bagian otak yang mengatur indera penglihatan kita, indera peraba kita, indera pengecap, mengatur gerakan tubuh kita, mengatur proses berpikir kita, dan banyak lagi yang tidak bisa disebutkan disini. Intinya, segala yang sedang kita lakukan sebenarnya berasal dari otak kita, bahkan gerakan refleks yang tidak kita sadari seperti detak jantung dan ritme bernapas. Jika ada salah satu bagian yang terganggu, maka fungsi dari anggota tubuh kita pun terganggu juga.

Contohnya, ketika seseorang mengalami gangguan otak pada bagian sensor motoriknya. Maka, orang itu akan mengalami kesulitan bergerak, kejang-kejang, atau malah alat gerak seperti tangan dan kakinya mati karena gangguan yang diterimanya. Gejala seperti ini biasa disebut dengan stroke.
Sekarang kita tahu bahwa sebenarnya kita tidak hanya menggunakan 10 persen dari kapasitas otak kita. Dan kita pun sekarang mengerti bahwa kita harus lebih banyak mencari tahu lagi tentang segala sesuatu agar kita tidak terkecoh dengan sebuah fiksi sains. Fiksi sains memang luar biasa, namun kita tidak bisa menelan mentah-mentah informasi yang kita terima tanpa mencari tahu lebih dahulu. Atau diantara kita ada yang ingin membuat fiksi sains menjadi fakta? Selamat mencoba, semoga berhasil dan terima kasih telah membaca.



Apakah Hipnotis Itu Bohongan? Lalu Bagaimana Cara Kerjanya?

Banyak dari kita yang sering menonton acara yang dipandu oleh seorang pesulap atau mentalist. Kita juga sering menonton pertunjukan hipnotis di acara semacam itu. Tentu, bagi kita yang belum pernah mengalami hipnotis atau dihipnotis, kita akan bertanya-tanya apakah itu nyata dihipnotis dan bagaimana cara kerjanya.

Gambar: Vectorstock.com

Menurut tayangan di kanal Kokbisa, ternyata hipnotis yang kita tonton bukan benar-benar sepenuhnya hipnotis. Pertunjukan orang yang dihipnotis pada acara seperti itu hanyalah hipnotisme panggung saja yang bertujuan untuk menghibur penonton. Ya, setelah kita menonton acaranya, orang yang dihipnotis melakukan apa yang diperintahkan mentalisnya atau membeberkan rahasia konyolnya, kita merasa senang, bukan?

Walaupun hanya hipnotis untuk pertunjukan, bukan berarti semua hipnotis bohong-bohongan. Bahkan sebenarnya hipnotis di televisi menggunakan prinsip-prinsip hipnotisme. Namun, sebenarnya hipnotis itu adalah kondisi psikologis dimana kita sedang berada dititik fokus paling tinggi. Pada saat itu, konsentrasi kita terhadap sesuatu sangat tinggi sehingga kesadaran kita terhadap apa yang ada di sekitar kita berkurang.

Gambar: shutterstock.com

Kalau diambil contoh seperti biksu yang sedang bertapa, mungkin tidak akan banyak yang mengerti. Bagaimana dengan contoh ketika kamu sedang konsentrasi dengan buku pelajaran yang kamu baca sehingga kamu pun tidak menyadari kalau ada seekor nyamuk yang hinggap di kaki kita. Pada saat seperti itu, berarti kamu sedang dihipnotis dengan buku pelajaranmu sendiri, atau kamu sedang menghipnotis dirimu sendiri dengan membaca buku pelajaran. Kira-kira seperti itu.

Dulu, hipnotis sering kali dikaitkan dengan ilmu perdukunan. Akan tetapi, seorang dokter bernama Franz Anton Mesmer mempraktikkan hipnotis dengan cara ilmiah untuk menyembuhkan pasiennya. Ilmu pengetahuan tentang hipnotis pun terus berkembang, hingga akhirnya sekarang di dunia medis pun penyembuhan pasien ada yang menggunakan terapi hipnotis. Karena hipnotis ternyata dapat merangsang bagian otak kita yang dapat membuat kita mengubah cara berpikir kita dari yang biasa menjadi lebih baik.

Hipnotis sebenarnya tidak membuat kita benar-benar tidak sadar hingga bisa diperintahkan ini itu oleh yang menghipnotis kita. Hipnotis hanya akan memberikan efek tidur palsu. Walaupun banyak mitos dan pendapat negatif tentangnya, hipnotis ini sebenarnya baik buat kita sendiri jika memang digunakan untuk hal-hal baik seperti membuat kita yang keras kepala menjadi menerima saran orang lain, menenangkan pikiran, mengatasi susah tidur, mengurangi kebiasan buruk dan lain-lain.


Walaupun demikian, efek hipnotis hanya bisa dirasakan kalau kitanya memang punya niat untuk berubah. Tetapi, kita harus waspada juga dengan tukang-tukang tipu dan perampok yang menemui kita dengan cara menghipnotis. Jadi, semoga kita bisa membedakan mana hipnotis yang bermanfaat buat kita dan mana hipnotis yang merugikan kita. Sekian dan terima kasih.

Kenapa Kulit Bisa Terasa Gatal?

Setelah digigit nyamuk, biasanya kulit kita terasa gatal. Tapi tidak hanya nyamuk saja yang menyebabkan gatal di kulit, ulat bulu, jenis-jenis alergi kulit juga menyebabkan rasa gatal. Tentu saja gatal di kulit ini menyebalkan apa lagi kalau gatal itu terasa di saat kita sedang presentasi di depan orang lain. Rasanya ingin menggaruk, tapi malu. Lalu, kenapa kita bisa merasakan penderitaan ini?

Gatal pada kulit sebenarnya berupa rangsangan tubuh terhadap ancaman dari luar tubuh seperti bakteri yang melayang-layang di udara yang tidak terlihat oleh mata kita, yang kemudian hinggap di kulit kita. Kulit kita yang berfungsi sebagai tameng pertahanan pertama terhadap alam sekitar ternyata sangat peka terhadap banyak rangsangan.

Gambar: Line

Contoh kecilnya saja, saat kulit kita menyentuh es batu, maka kulit kita akan terasa dingin. Kalau rasa dinginnya tidak sanggup ditahan lagi oleh syaraf rangsangan yang ada pada kulit, otomatis kita kulit kita akan menjauhi sumber dingin tersebut. Hal itu terjadi karena informasi yang dikirim oleh syaraf perangsang pada kulit kita diterjemahkan sebagai dingin oleh otak kita, dan otak kita pun memerintahkan alat gerak kita untuk menjauhi sumber dingin tersebut.

Begitu pula yang terjadi jika kulit terasa gatal. Sel syaraf pruriceptive atau sel perangsang rasa gatal akan mengirimkan rangsangan tersebut ke otak kita. Kemudian otak kita pun menerjemahkannya sebagai rasa gatal di kulit. Karena yang terasa adalah rasa gatal, otakpun dengan otomatis merespon dengan memerintahkan tangan kita untuk menggaruk.

Menggaruk secukupnya memang dapat meredakan rasa gatal. Namun jika menggaruk berlebihan dapat membuat kulit kita terluka. Menurut tayangan di Kokbisa channel, menggaruk bisa memberikan efek lega sementara. Dan menurut para peneliti, menggaruk  dapat memberikan efek sakit yang seolah  bisa menutupi rasa gatal.


Para peneliti saat ini juga masih mencari cara untuk mengobati rasa gatal. Salah satunya adalah memproduksi obat yang dapat menghambat pertumbuhan histamin. Histamin adalah zat yang muncul saat kita terasa gatal. Namun, anti histamin masih belum bisa menyembuhkan segala jenis gatal, apalagi buat orang yang memang gatal dan suka godain anak gadis pak kepala desa. Oleh karena itu, lebih baik kita mencegah sumber gatalnya terlebih dahulu sebelum kena gatal ulat bulu atau gatal digigit nyamuk. Buat kamu yang sedang membaca ini, jaga selalu kesehatanmu dan terima kasih.

Gambar: Line

Wednesday, February 08, 2017

Tempat Terpanas Di Dunia

Saat rumah kita sedang mati lampu di siang bolong, atau sedang terjebak kemacetan di jalan, atau sedang bosan menunggu giliran bimbingan skripsi di kampus, kita akan menganggap kota kita adalah kota paling panas di dunia. Sehingga kita ingin cepat-cepat ke kantin dan menyeruput es teh manis yang segar. Tapi, benarkah kota kita adalah kota terpanas di dunia? Dimanakah tempat yang paling panas di muka bumi ini?

Berdasarkan tayangan dari kanal Kokbisa, tempat terpanas di dunia bukanlah Death Valley di Amerika Serikat, bukan juga Gurun Sahara di utara benua Afrika, melainkan Gurun Lut di Irak. Permukaan gurun tersebut sangat kering sehingga hewan gurun maupun tumbuhan gurun tidak sanggup bertahan hidup. Suhu tertinggi yang pernah tercatat di gurun tersebut adalah 70,7 derajat Celcius. Panas sekali, tentunya kita pasti bisa menceplok telur mata sapi disana.

Foto gurun lut dari nationalgeographic.co.id

Faktor yang mempengaruhi gurun tersebut menjadi sangat panas yaitu curah hujan yang sangat sedikit. Jadinya, permukaan tanahnya kering sehingga tumbuhan yang ingin tumbuh disana tidak mendapatkan persediaan air yang cukup. Kemudian, permukaan tanah Gurun Lut warnanya gelap dan banyak batu-batuan disana. Kedua faktor itu mengakibatkan panas sinar matahari yang menyinari diserap oleh gurun namun tidak semuanya terpantul kembali. Sehingga permukaan tanahnya menyimpan panas lebih banyak dari permukaan tanah di daerah lain di muka bumi.

Kemudian pertanyaannya, bagaimana kita tahu Gurun Lut tempat paling panas di dunia sedangkan manusia nggak sanggup datang kesana untuk meneliti karena suhunya yang ekstrim?

Sekarang zaman sudah canggih. Manusia sekarang menggunakan teknologi yang canggih untuk mengukur suhu permukaan bumi, yaitu dengan satelit. Satelit yang dikirim saintis ke luar atmosfer bumi akan memindai atau scanning permukaan bumi dan mengukur suhunya dengan bantuan sinar inframerah. Barulah akhirnya peneliti bisa mengetahui suhu permukaan tanah di bumi dengan peta yang disajikan oleh satelit. Tidak hanya suhu, dengan satelit pun peneliti bisa mengetahui tinggi rendahnya permukaan tanah.

Mungkin kita pernah melihat peta dengan warna-warna yang membagi daerah-daerah tertentu, grafik-grafik, serta pergerakan-pergerakan awan pada tayangan prakiraan cuaca di televisi, yang tentunya tidak bisa dimengerti semua orang. Bisa dikatakan, mirip seperti itulah cara kerjanya.


Teknologi, semakin hari semakin berkembang. Begitu juga seharusnya dengan kita. Kita harus terus mengembangkan pengetahuan kita, berbagi apa yang sudah kita ketahui agar hidup lebih bermakna. Dan sekian, terima kasih.

Thursday, February 02, 2017

Gimana Cara Asyik Belajar Bahasa Inggris?

Bahasa Inggris merupakan bahasa asing bagi kita orang Indonesia. Bahasa Inggris telah digunakan berbagai negara sebagai bahasa untuk berkomunikasi antar bangsa. Walaupun sebenarnya bahasa Inggris bukanlah bahasa yang paling banyak dipakai orang-orang di dunia, namun bahasa inilah yang kemudian disepakati menjadi bahasa internasional. Rata-rata negara yang ada di dunia kemudian menjadikan pelajaran Bahasa Inggris menjadi bidang studi wajib maupun tambahan di sekolah-sekolah. Di Indonesia sendiri, misalnya, pelajaran Bahasa Inggris diperkenalkan sejak sekolah dasar sebagai pelajaran tambahan atau pelajaran muatan lokal. Selain itu, les bahasa Inggris juga menjamur dimana-mana dan anak-anak yang tertarik dengan bahasa Inggris mempelajarinya.

Credit: fotolia.com

Bagi kebanyakan orang biasa di Indonesia, bahasa Inggris adalah bahasa yang sulit. Mulai dari tatabahasa atau grammar-nya, tulisan dari kosakata bahasa Inggris yang tidak sinkron dengan cara pelafalannya, pengucapannya tidak semudah kata-kata dalam bahasa Indonesia, hingga beberapa aturan rumit yang tidak mudah untuk dihafal menjadi kendala dalam mempelajarinya. Pelajaran bahasa Inggris menjadi begitu rumit untuk dipelajari dan membuat para siswa di sekolah menjadi tertidur. Padahal bahasa ini nantinya akan sangat diperlukan untuk hal-hal karir, kuliah, atau hal lainnya. Bagaimana cara asyiknya belajar bahasa Inggris?

Credit foto: CanStockPhoto.com

Sebenarnya, cara asyik itu tergantung pribadi yang belajar juga. Beberapa siswa menerapkan beberapa metode yang membuat mereka asyik belajar bahasa Inggris, bahkan masih SD sekalipun mereka sudah lancar mengucapkan kosakata-kosakata dari bahasa Inggris. Salah satunya adalah dengan mendengar lagu berbahasa Inggris. Kita bisa mencari lirik lagunya kemudian mencari arti-arti kata dan makna kalimatnya sambil menikmati lagunya. Sayangnya, lagu barat didominasi dengan tema cinta-cintaan yang terkadang nilainya tidak begitu cocok dengan budaya Indonesia.

Credit foto: 123rf.com

Cara asyik lainnya bisa juga dengan menonton, apakah itu menonton film barat, drama, atau animasi yang di-dubbing atau ber-subtitle bahasa Inggris. Metode ini cukup menyenangkan, apalagi kalau kita menonton sesuatu yang kita sukai, misalnya anime bagi anak-anak dan remaja (dan juga orang dewasa yang suka anime). Kita bisa menikmati tontonan atau mengikuti jalan cerita Naruto sambil belajar bahasa Inggris. Namun, seperti lagu-lagu, tontonan terkadang tidak selalu memberikan nilai yang baik untuk anak-anak yang masih polos karena bisa saja yang mereka tangkap justru kata-kata tak pantas yang disebut swear words, dan kemudian dengan tidak sengaja mendemonstrasikannya di depan guru kelasnya.


Akan tetapi, tak ada salahnya mencoba dan menaikkan level bahasa Inggris kita dari level beginner hingga level intermediate atau malah berkembang pesat ke level advance dengan cara tersebut. Bagi yang ingin mengajarkan anak-anak SD nan polos dengan cara diatas bisa dengan tayangan yang lebih mendidik seperti tayangan televisi khusus anak-anak yang disajikan dalam bahasa Inggris. Semoga tulisan ini dapat memberikan pencerahan sekaligus membuat kita ingin terus belajar bahasa Inggris. Dan tidak lupa, terima kasih.

Laki-laki Atau Perempuan Yang Lebih Banyak?

Populasi manusia di dunia ini bisa dikatakan hampir mencapai 7 miliar orang. Diantara 7 miliar itu ada yang laki-laki dan ada yang perempuan. Pernah terpikir nggak yang lebih banyak itu populasi laki-laki atau populasi perempuan? Mungkin beberapa dari kita pernah mendebatkannya dengan teman-teman kita atau justru malah guru atau dosen kita sendiri yang mengajak kita berdebat sebenarnya yang lebih banyak jumlahnya di dunia ini laki-laki atau perempuan, dan mengapa hal itu terjadi.
Credit: thetomatos.com

Sebenarnya alam semesta ini terus menyesuaikan dan menyeimbangkan diri. Baik dari keseimbangan alam itu sendiri maupun keseimbangan jumlah laki-laki dan perempuan di muka bumi. Hal ini juga dijelaskan dalam Fisher’s Principle bahwa rasio jenis kelamin dari kebanyakan spesies, tidak hanya manusia namun juga berlaku pada hewan, akan selalu memiliki tendensi untuk mencapai keseimbangan atau satu banding satu. Jadi kalaupun ada perbedaan dari jumlah laki-laki dan perempuan, mungkin bedanya tidak terlalu jauh.

Menurut penelitian PBB di tahun 2015, jumlah laki-laki ternyata lebih banyak dari jumlah perempuan dengan selisih 50 juta jiwa. Populasi laki-laki mencapai 3,477 miliar dan jumlah perempuan adalah 3,418 miliar di muka bumi ini. Secara alaminya, peluang kelahiran jenis kelamin laki-laki memang lebih besar daripada jenis kelamin perempuan. Namun, bayi laki-laki sangat rentan terhadap penyakit daripada bayi perempuan. Akan tetapi, jika orangtua bayinya dapat menjaga bayinya dengan baik, tentu saja tidak akan terjadi hal yang tidak diinginkan kecuali memang sudah ajalnya.

Perbedaan jumlah laki-laki dan perempuan itu tidak selalu sama, atau tidak selalu lebih banyak laki-lakinya, di negara-negara yang ada di dunia. Misalnya, di negara bekas jajahan atau negara yang sejarah kelamnya adalah berperang tentu saja jumlah laki-laki akan lebih sedikit dari jumlah perempuan karena harus berperang mengabdi kepada negaranya dan nyawa merekapun terancam.
Perbedaan jumlah laki-laki dan perempuan juga disebabkan oleh budaya setempat, seperti di daerah jazirah Arab, budaya disana memang lebih menginginkan anak laki-laki daripada anak perempuan karena dianggap bisa membawa garis keturunan baba-baba raja minyak yang ada disana. Oleh karena itu, jumlah laki-laki pun cenderung lebih banyak ketimbang jumlah perempuan.


Namun laki-laki atau perempuan yang masih jomblo jangan merasa khawatir setelah membaca tulisan ini, karena perbandingan jumlah laki-laki dan perempuan di Indonesia masih dalam hitungan seimbang. Jika memang kamu belum dapat jodoh di kampung atau kotamu, mungkin saja jodohmu ada di kota sebelah. Terima kasih telah membaca tulisan ini dan kalau ada yang ingin menambahkan, silakan tambahkan di kolom komentar dan jangan sungkan untuk membagikan pengetahuan ini kepada teman terdekatmu.

Kenapa Kita Suka Selfie?

Pada saat kita buka akun Instagram, kita melihat banyak foto teman-teman kita. Mulai dari foto kegiatan, foto makanannya sampai foto selfie-nya. Mungkin salah satu dari kita suka banget foto selfie. Tapi kepikiran nggak sih, kenapa kita suka selfie?

Credit foto: VectorStock.com

Ada yang bilang suka aja. Lalu, ada juga yang bilang karena lucu aja. Ada juga yang bilang, “aku kepingin kayak orang-orang”. Ya, semuanya benar. Intinya kita suka selfie karena kita, secara sadar atau tidak disadari, mempunyai kebutuhan untuk berekspresi dan diapresiasi oleh orang lain. Bahkan mungkin diantara teman-temanmu ada yang ingin diakui sebagai selebritis Instagram. Menurut Sigmund Freud, manusia adalah makhluk yang narsis yang ingin diakui oleh dunia, dengan berbagai macam cara. Makanya itu sejak dulu manusia suka menunjukkan kemampuannya dalam bentuk karya-karya seperti musik, tulisan, lukisan, dan lain-lain. Kemudian seiring perkembangan zaman, cara mengekspresikan diripun menjadi semakin beragam. Seperti zaman internet saat ini, manusia bisa dengan mudah berkarya dan mengekspresikan diri dan menyebarluaskannya ke internet yang nantinya akan dibaca, dilihat, didengar atau ditonton oleh para netizen. Dan salah satunya adalah selfie dan vlogging yang sedang ngetrend sekarang ini.

Kesimpulannya, kita suka selfie karena selfie adalah cara mengekspresikan diri yang paling mudah karena tidak hanya bermodalkan jepret-jepret dengan smartphone saja, tetapi juga ukuran foto yang tidak memakan MB yang besar untuk disimpan. Begitu juga saat kita hendak mengunggahnya ke akun media sosial, kuota internet kita tidak terlalu banyak terbuang untuk foto selfie. Maka dari itupun kita rela menjepret banyak-banyak selfie dan memilih mana yang paling keren untuk diunggah ke akun Facebook maupun Instagram kita. Semakin keren foto yang kita unggah, semakin banyak like yang kita dapat dan itu membuat kita merasa senang.


Bagaimana, sudahkah kamu selfie hari ini?

Monday, January 30, 2017

3 Kreasi Kado Unik Untuk Sahabat Kamu!

Sebentar lagi salah satu sahabat terbaikmu akan merayakan hari besarnya, nih! Misalnya hari ulang tahunnya, hari yudisiumnya, wisudanya atau bahkan bride shower-nya. Kamu yang sayang pada sahabatmu pasti tidak ingin melewatkan hari bahagianya dan juga ingin ikut turut serta merayakannya dengan memberikan berbagai macam kejutan yang kamu harap akan menjadi kejutan yang memorable. Mungkin kamu bisa mencoba beberapa kado dibawah ini yang bisa menjadi hadiah untuk membuat momen itu menjadi kenangan yang indah.

1. Handmade Crafts

Maksudnya, kreasi buatan tangan. Sesuatu yang bisa kamu buat dengan kreativitasmu sendiri yang mudah dibuat, murah, cantik dan unik. Misalnya pajangan wall art yang bisa kamu buat dengan kreasimu sendiri. Kamu bisa membuatnya dengan membeli bingkai polos, cat seperlunya dan kuas cat. Kemudian kamu bisa membuat sesuatu yang sederhana tapi cantik seperti lukisan garis-garis dengan gradasi warna merah muda dan putih, atau hanya membuat sebuah kalimat motivasi atau motto yang cocok dengan kepribadiannya. Kamu juga bisa membuat kliping foto sahabatmu yang ulang tahun dan menempelkannya di dalam bingkai.

Foto milik: BirdsParty.com


2. Custom Crafts

Maksudnya kreasi yang agak sulit dan unik yang tentunya nggak semua orang bisa membuatnya sendiri karena diperlukan alat yang canggih dan keterampilan tertentu. Misalnya kamu ingin menghadiahkan temanmu sebuah buku atau dompet yang sampulnya ada foto sahabat kamu atau desain yang berhubungan dengan profesi sahabatmu. Kamu bisa membelinya di toko online tertentu. Kreasi custom seperti ini banyak sekali jenisnya, mulai dari buket bunga kertas, lukisan telenan, mug, sampai desain grafis atau lukisan wajah yang dibingkai. Begitu juga bagi kamu yang ingin menghadiahkan temanmu yang akan wisuda dengan sebuah selempang nama yang lengkap dengan gelar sarjananya. Kamu bisa memesannya via kontak Rizu Projects.

Foto milik: Rizu Projects

3. Kreasi Cokelat

Yaitu cokelat kreasi yang sedang ngehits saat ini. Cokelat kreasi biasanya bisa kamu request bentuk dan ucapan yang ingin kamu suguhkan dalam sekotak cokelat tersebut, seperti ucapan selamat ulang tahun atau ucapan yang lainnya.

Foto dari: pinterest.com by verosaliva.blogspot.com


Mungkin kreasi kado diatas bisa menginspirasi kamu untuk memilih kado yang unik buat sahabat kamu. Dan seperti biasa, terima kasih telah membaca. Mungkin ada tambahan dari kamu?